Wednesday, March 9, 2016

[Traveling] Museum Bank Indonesia

Annyeonghaseyo~

Mau cerita-cerita sedikit, kemarin tepatnya pada hari Minggu, 6 Maret 2016 aku berwisata ke Museum Bank Indonesia yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini merupakan museum terbaik (menurut saya), didalam museum ini ada sejarah tentang perekonomian di Indonesia dari jaman dahulu (sebelum merdeka - merdeka) semua ada disini. Bahkan ada juga mengenai mata-mata uang yang dipakai dari jaman dahulu hingga sekarang, banyak juga bentuk-bentuk mata uang asing disini.

Gedung Museum Bank Indonesia ini merupakan gedung kantor pertama yang digunakan oleh Bank Indonesia. Arsitektur gedung ini sangatlah indah menurut ku, klasik namun terawat sekali. Percaya kah kalian? Dengan hanya membayar tiket masuk seharga Rp. 5.000,- kalian bisa menikmati sejarah-sejarah Indonesia khususnya Perekonomiannya.

Museum Bank Indonesia terdiri dari dua lantai, pertama kalian masuk ke gedung ini langsung diarahkan ke lantai 2 untuk mengantri pembelian tiket. Setelah itu, kalian akan diarahkan ke pintu masuk, tapi sebelumnya jangan lupa untuk menitipkan tas kalian ya. Boleh bawa kamera dan lainnya tapi untuk makanan dan minuman tidak diperbolehkan. Sehabis menitipkan tas, kita mendapatkan kalung atau kartu tanda penitipan tas. Lalu kita diarahkan lagi ke pintu untuk melakukan pemeriksaan tiket.

Di tempat pemeriksaan tiket ini ada ruang kasir (kassierderl) yang berfungsi sejak jaman D Javashe Bank. Ruang kasir ini tetap digunakan oleh Bank Indonesia sejak tahun 1953 hingga tahun 1975, meski berfungsi sebagai bank sentral, Bank Indonesia masih menjalankan fungsi komersial hingga 1968.

Selanjutnya, kita masuk ke ruangan 'gelap'. Kenapa aku menyebutnya ruangan gelap? Karena ruangan ini benar-benar gelap, dan ruangan ini digunakan untuk menonton film sejarah tentang Bank Indonesia. Sayangnya, saat sampai diruangan ini 'film'nya sudah abis -.- Diruangan ini ada LCD dan bangku untuk menonton, layaknya bioskop-bioskop layar tancap :D

Setelah menonton, kita dilanjutkan lagi ke ruangan lainnya. Disini ada 'miniatur' besar kapal laut yang dikacakan, dan rempah-rempah asal Indonesia. Disini ada tulisan yang saya tidak sempat memfotonya, tulisan itu berbunyi 'Nenek Moyangku Seorang Pelaut itu tidak Bohong' atau apa gitu lupa. Di ruangan ini sedikit diceritakan darimana asal kalimat Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Ada juga biografi tentang Christoper Colombus, Laksamana Cheng-Ho, Marcopolo dllnya.

Selanjutnya menuju ruangan lainnya, disini terdapat empat baju perjuangan dari empat negara, yaitu Indonesia, Jepang, Belanda dan Portugis yang diletakan dilantai museum. Koleksi ini menarik perhatian pengunjung karena peletakannya yang unik.

Selain mata uang, penjelasan tentang Bank Indonesia, Penjajahan, Perekonomian, dimuseum ini juga memperlihatkan replika emas di dalam sebuah ruangan yang seperti brangkas. Dalam ruangan ini kita dapat mencoba menggenggam emas yang ada di sebuat etalase atau brankas kecil di salah satu dinding. Emas itu berat sekali, mesti coba dengan dua tangan jika ingin mengangkatnya.

Didalam Bank Indonesia, ada juga ruang rapat dan ruangan ini cukup rapih dan bersih. Oiya, kalau kalian pada mau kesini jangan lupa bawa kamera atau seperangkat alat selfie untuk mengabadikan moment, soalnya banyak spot bagus. Sayangnya foto yang saya ambil tidak begitu banyak, karena handphone saya lowbat pada saat itu.

Beberapa foto yang sempat diambil olehku, Selamat menikmati~


*************************************
Museum Bank Indonesia                        
Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat

Website Museum Bank Indonesia            
Klik Disini

Email:
museum@bi.go.id

No. Telp/Fax:
+62-21-2600158/+62-2-12601730

Jam Kunjungan:
Selasa-Jum'at: 08.00 - 15.30 WIB
Sabtu-Minggu: 08.00 - 16.00 WIB
*************************************

Sekian dari saya, semoga bermanfaat apa yang saya tulis ini.






Regards,



No comments:

Post a Comment